TOP 0 Netizen

Air Terjun Semantung atau Curup Bangkuang. Foto: Eka Fendiaspara/Faris

Air terjun ini nama aslinya adalah curup atau air terjun Bangkuang, karena di sekitar air terjun tersebut banyak tumbuh tumbuhan seperti pandan yang warga sekitar menyebutnya Bangkuang, tetapi lokasi air terjun ini terletak di Dusun Semantung Pekon Basungan Kecamatan Pagar Dewa, maka lebih di kenal dengan nama "Air Terjun Semantung".

Begitu cerita Pak Roni, ketua Pokdarwis Pekon Basungan kepada ketua Genpi Lambar dan murid fotografinya dari GPS SMAN 1 Liwa  yang menyambangi air terjun ini, Minggu 12 Januari 2020. 

Air terjun ini memiliki ketinggian lebih dari 40 meter, cipratan airnya sudah menjadi embun saat jatuh di dasar air terjun. 

Menuju ke lokasi ini tidaklah sulit, karena tempat ini sudah bisa dicari lewat google maps dengan kata kunci air terjun semantung. Dari pusat kota Liwa ke lokasi ini bisa ditempuh dengan waktu tiga jam, dua jam 30 menit berkendaraan bermotor di tambah 20 menit treking.

Jika tidak ingin treking di sediakan ojek oleh pengelola dari karang taruna dan Pokdarwis basungan dengan ongkos Rp10 ribu, karena jalan yang sangat curam pengunjung tidak disarankan membawa motor sendiri dari tempat parkiran terahir. 
Biaya parkir Rp5 ribu per motor, sedang kan tiket belum ada. 

Menurut Wana, Ketua Karang Taruna Pekon Basungan, Curup Bangkuang Semantung ini baru mulai dikelola pihak karang taruna dan Pokdarwis sejak bulan Juli 2019. 

"Atau baru berjalan setengah tahun," katanya. 

Pengunjung saat liburan Ahir tahun kemarin dari tanggal 25 Desember sampai 2 Januari mencapai 2.000-an orang  dari berbagai penjuru Lampung Barat juga dari Banjit, Way Kanan, dan ada juga dari berbagai daerah lainnya. 

Eka Fendiaspara selaku ketua Genpi Lampung Barat yang melihat langsung air terjun Semantung ini menilai air terjun ini sangat potensial untuk di kembang kan lebih baik lagi. 

"Saran saya terutama untuk penunjuk arah menuju lokasi air terjun ini untuk dilengkapi agar memudahkan pengunjung sampai kelokasi dan juga kebersihannya untuk tetap di perhatikan pengelola dan pengunjung," kata pembina GPS ini menambahkan. 

Jalan menuju tempat ini 70 persen sudah sangat baik, 30 persen jalan coran rusak dan tanah merah jika hujan tiba akan sulit melewati jalan merah ini. Semoga dengan berkembangnya wisata air terjun semantung ini pemerintah pekon di bantu dengan Pemda Lampung Barat akan memperbaiki jalan menuju curup ini kata Faris dan Hendri pengunjung air terjun ini. 

(Eka Fendiaspara)

Berita Terkait

Komentar

Netizen Lainnya