Dok foto: explorepersib

JPNews - Hari Senin (26/3) merupakan hari yang mungkin banyak dinantikan para Bobotoh. Ya, pada hari ini Persib akan menjamu PS Tira di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada laga perdana liga 1 Gojek musim 2018. PS Tira sendiri merupakan tim yang musim lalu menggunakan nama PS TNI.

Pada musim lalu, Persib dibuat kewalahan oleh tim ini. Khususnya pada putaran pertama yang dihelat di stadion Pakansari Bogor. Meski saat itu Persib berstatus sebagai tim tamu, namun stadion Pakansari berwarna biru oleh kehadiran Bobotoh. Sayangnya, gemuruh Bobotoh saat itu hanya dibalas dengan hasil imbang 2-2 meski awalnya Persib memimpin 2-0.

Hasil tersebut tentunya tidak boleh terulang pada laga perdana musim ini. Apalagi, saat ini Persib merombak skuadnya secara total. Kemampuan juru racik, Mario Gomez yang berhasil membawa JDT berjaya, mulai dipertaruhkan sejak pertarungan pertama nanti hingga seterusnya. Kemampuan sederetan pemain anyar yang didatangkan hingga membuat Persib menjadi tim Indonesia dengan market value tertinggi pun mulai diuji per senin ini.

Meski kabarnya tanpa didampingi pelatih kepala karena harus pulang kampung, kemungkinan Persib tidak akan merubah starting elevennya seperti saat melawan Arema di laga uji coba akhir pekan lalu. Dengan formasi awal 4-4-2, trio Henhen, Malisic, dan Toni sepertinya turun sejak awal. Hanya tandem Malisic yang perlu kita tunggu pada kick off babak pertama nanti. Mengingat Igbonefo masih berlatih terpisah, dan pelatih punya dua opsi yang sama-sama bagus baik itu Wildansyah ataupun Sabil.

Di sektor tengah Supardi kemungkinan kembali diturunkan sebagai gelandang sayap dan berstatus kapten. Berduet dengan Henhen tentunya Haji Pardi akan bisa menyulitkan PS Tira. Di posisi gelandang kiri bisa Febri yang diturunkan sejak awal, atau kemungkinan pelatih kembali menggunakan Ghazali Siregar, karena penampilan kedua anak muda ini sama-sama bagus. Febri yang tampil ciamik di Timnas U-23 pastinya tidak akan disia-siakan tim pelatih untuk unjuk kebolehan di tim. Tapi Ghazali Siregar pun punya penampilan yang bagus di laga lawan Arema.

Di posisi tengah nampaknya Eka Ramdani akan diturunkan sebagai kreator. Bisa didampingi Gian Zola, Dedi ataupun Hariono, ketiganya sepertinya tidak akan sulit bertandem dengan 'si anak hilang'. Sektor striker yang akan jadi sektor 'panas' pasukan Gomez. Rata-rata pemain depan Persib menunjukan grafik yang bagus dari tiap uji coba. Otomatis hanya Baumann saja yang perlu menunjukan aksinya depan Bobotoh, jika sudah bisa diturunkan. Kedatangannya yang menggeser megabintang, Michael Essien, jangan sampai membuat Bobotoh kecewa.

Berbicara mengenai Essien, maka perlu dibahas juga bagaimana nasibnya kini? Sementara liga 1 sudah resmi bergulir sejak Jum'at (23/3) lalu. Seharusnya Byson, julukan Essien, tidak terdaftar sebagai anggota tim Persib yang didaftarkan bertarung dalam kompetisi musim ini. Mengingat kuota asing yang dimiliki Persib sudah penuh sejak datangnya Baumann di acara launching beberapa waktu lalu.

Sayangnya, kabar yang beredar, sang Byson yang berusia 35 tahun itu sudah dikontrak Persib sebelum datangnya Baumann ke Bandung. Hingga saat ini pun, nasib Sang Byson masih belum jelas. Sempat dikaitkan dengan beberapa klub dalam negeri dengan status pinjaman, namun kabar itu dibantah klub yang bersangkutan. Persipura dan Bali United adalah dua klub yang sempat dikaitkan dengan Essien dan langsung mereka bantah.

Terakhir terdengar kabar dari manajemen Persib bahwa Essien tengah di bidik klub Liga Korea. Meski hingga saat ini belum ada kepastian, sementara penutupan jendela transfer liga Korea tersebut adalah Kamis pekan ini. Jika benar Essien berlabuh di Korea dengan status pinjaman dari Persib, ini mungkin angin segar karena menjadi win win solution bagi keduanya.

Tapi jika tidak dan Persib harus memutus kontrak, kemungkinan itu adalah kabar buruk. Karena bisa saja Persib harus membayar denda seperti yang dialami Panathinaikos, membayar denda pemutusan kontrak 6,3 milyar rupiah. Atau justru sebaliknya, baik manajemen ataupun Essien sudah menemukan win win solution itu sendiri tanpa publik tahu. Hal ini mengacu pada data yang didapat penulis dari situs Transfermarkt. Essien berstatus Free Agent per 20 Maret 2018. Tapi seperti apa kebenaran beritanya? Mungkin hanya jajaran manajemen yang bisa menjawab.

Yang jelas, hingga saat ini keberadaan Sang Byson pun tidak diketahui. Sempat terlihat sebelum acara launching tim beberapa waktu lalu, yang terlihat dari Instagram Febri, namun Essien tidak muncul saat pengenalan pemain. Bahkan hingga saat ini, Essien pun tidak tampak meski hanya dalam sesi latihan.

Imam Maula Fikri, Bobotoh dan penikmat sepak bola Tanah Air

Komentar

Netizen Lainnya