Kepala DPRKP Pesisir Barat Armand Achyuni

JPNews -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar), melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP), diproyeksikan akan melakukan pembangunan rumah susun (Rusun) sebanyak 42 pintu pada Tahun 2020 mendatang, dengan lokasi pembangunan berada di Pekon Wayredak Kecamatan Pesisir Tengah.

Kepala DPRKP, Armand Achyuni, ketika dikonfirmasi disela-sela kesibukannya, Kamis (12/12), mengatakan bahwa rencana pembangunan rusun tersebut merupakan kucuran dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR). 

"Total anggaran pembangunan rusun tersebut mencapai angka Rp19,7 Milyar terdiri dari pembangunan fisik sebanyak 42 pintu tipe 36 dengan kapasitas penghuni empat orang, meubeler, GSG, dan kantor administrasi pengelola. Saat ini masih dalam tahap lelang dan realisasinya tahun depan," ungkap Armand.

Menurut Armand, pembangunan rusun tersebut yakni akan diperuntukkan terhadap para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Pesibar. 

"Untuk pengelolaan dan kriteria yang akan menghuni rusun tersebut akan ada ketentuan dari Kemen-PUPR

Dengan adanya rusun yang dikhususkan untuk para ASN itu, bisa berdampak terhadap kemudahan bagi para ASN untuk memperoleh tempat tinggal. 

"Selama ini umumnya ASN kita yang berasal dari luar Pesibar huniannya adalah sistem sewa dengan biaya yang lumayan tinggi. Dengan rusun itu para ASN tetap akan dikenakan biaya sewa dengan biaya yang cukup terjangkau," pungkasnya. (ers)

Komentar

Lampung Lainnya