Humas Pengadilan Agama Kotabumi Lampung Utara, Muhammad Raiz

JPNews - Perceraian tentunya tidak diharapkan oleh semua pasangan, namun karena banyak faktor membuat mereka memutuskan bercerai. Seperti di Kabupaten Lampung Utara misalnya, angka perceraian tahun 2019 perbulan November terakhir mengalami peningkatan. 

Pengadilan Agama Kotabumi, Lampung Utara mencatat menerima permohonan perkara perceraian hingga akhir November 2019, sebanyak 858 orang, angka perceraian ini didominasi oleh pasangan usia muda dibawah 30 tahun, Kamis (5/12).

Humas Pengadilan Agama Kotabumi Lampung Utara, Muhammad Raiz mengatakan bahwa angka permohonan perkara perceraian meningkat, Tahun 2018 ada 841 pasangan. Putus 824. " Penyebab kebanyakan adalah faktor ekonomi, dan KDRT," ujarnya.

Sementara itu, untuk tiga besar kecamatan tertinggi tingkat perceraiannya pengadilan agama Kotabumi mencatat menerima permohonan perkara perceraian hingga November, yaitu kecamatan Sungkai Utara,Sungkai selatan dan Abung Semuli, Rata-rata 30 tahun kebawah usianya. Kemungkinan angka ini menurut Raiz Humas pengadilan Agama akan mengalami Kenaikan Sampai akhir Desember. 

"Ada tiga kecamatan di Lampung Utara yang mendominasi perceraian, yaitu Sungkai Utara, Sungkai Selatan dan Abung Semuli, yang sangat mencengangkan perceraian didominasi pasangan muda yang usianya dibawah 30 tahun," kata Muhammad Raiz.

(sol/JPN)

Komentar

Lampung Lainnya