TOP 0 Lampung



JPNews -Persoalan Bimtek kepala desa ke Bali terus berlanjut. Kini, Komisi I DPRD Lampung Utara (Lampura) bakal memanggil penyelenggara Bimtek Kades se-Lampura ke pulau dewata tersebut.

Ketua Komisi I DPRD Lampura, Rachmat Hartono, mengatakan, pemanggilan tersebut guna meminta penjelasan mengenai kegiatan bimtek kades, setelah sebelumnya, dewan telah meminta penjelasan perwakilan Asosiasi Pemerintahan Desa Indonesia (Apdesi) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). 

“Kami sudah melakukan rapat dengar pendapat perwakilan Apdesi dan DPMD seputar bimtek. Sekarang tinggal penjelasan dari pihak penyelenggara kegiatan," kata Rachmat Hartono.

Sementara itu Wakil Sekretaris Apdesi, Yunis Adhar, usai mengikuti RDP enggan berkomentar kepada awak media. Dia menyarankan agar wartawan menghubungi ketua Apdesi, Edwar. “Hubungi saja pak Edwar, saya tidak bisa berikan komentar,” elaknya.

Pelaksanaan Bimtek ke pulau Bali beberapa waktu lalu terus menuai sorotan. Bagaimana tidak, bimtek ini sendiri diperkirakan menyedot anggaran cukup fantastis, yakni sekitar Rp2,7 Miliar. Rinciannya, tiap kepala desa mengeluarkan biaya sekitar Rp11,5 juta.

Tak hanya ke Bali, APDESi juga menggelar Bimtek aparatur desa dengan biaya Rp2.5 juta perorang yang dilaksanakan di Hotel Marcopolo Bandar Lampung serta  rencana Bimtek Sekretaris Desa  juga akan melakukan kegiatan serupa di Yogyakarta dengan biaya Rp8 juta, beberapa hari mendatang.

(sol/dwi/JPN)

Komentar

Lampung Lainnya