JPNews - Penerapan sistem keuangan desa (Siskeudes) di Kabupaten Bekasi, secara online terus dimatangkan.

Kali ini, 180 aparatur desa menjalani pembinaan dan peningkatan Siskeudes yang digelar Forum Siskeudes Kabupaten Bekasi (Forsikasi).

Kegiatan yang berpusat di Ciloto, Kabupaten Bogor itu berlangsung selama tiga hari yaitu 24-26 November 2019.

Ketua Forsikasi Aris Budianto menjelaskan, pembinaan yang dilakukan selam tiga hari ini menghadirkan narasumber dari Badan Pengawasan Keuangan Provinsi (BPKP) Provinsi Jawa Barat. Di mana, sistem tersebut dinilai mampu memberikan kenyamanan lebih kepada kepala desa dalam pengelolaan anggaran.

“Mudah-mudahan para pelaksana sistem siskeudes bisa mengenal siskeudes online dengan baik lagi. Karena semua kegiatan dilaporkan sesuai tahapannya, jadi kalau dilalui secara sistem maka saya yakin aman-aman saja," katanya.

Untuk itu, sambung Aris, para peserta bisa memahami seluruh materi yang disampaikan agar bisa diterapkan secara baik.

“Jangan sungkan menanyakan materi yang kurang paham kepada narasumber, supaya saat pelaksanaan tidak terjadi kesalahan,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi Ida Farida mengungkapkan, sebanyak 180 aparatur desa yang sedang melaksanakan pembinaan dan peningkatan siskeudes online diharapakan dapat membantu pemerintah desa.

Setiap laporan realisasi pelaksanaan kegiatan desa dan laporan pertanggungjawaban keuangan desa menggunakan sistem online.

“Melalui sistem online diharapkan dapat dilaksanakan secara tertib dan transparan dalam pengunaan dana desa serta akuntabel,” katanya.

Sementara itu, narasumber dari perwakilan BPKP Jawa Barat, Agus Saragih mengungkapkan baru ada enam kabupaten yang sudah menjalankan Siskeudes online.

“Hingga akhir November 2019 ini Kabupaten Bekasi progresnya harus sudah menggunakan siskeudes online,” pungkasnya. (mil)

Komentar

Jabar Lainnya